HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Analisis KAPET Terhadap Pembangunan Ekonomi Kawasan Hinterland

Contoh Tesis Komunikasi Analisis Koneksitas Komunikasi Organisasi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Parepare  Terhadap Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Hinterland

Kawasan Hinterland Di Kepulauan Riau

Kawasan Hinterland Di Kepulauan Riau

Latar Belakang Tesis :

Khusus pada pengembangan Kawasan Timur Indonesia, pemerintah telah menempuh pula suatu kebijaksanaan pembangunan sektor ekonomi untuk setiap kawasan andalan di setiap propinsi KTI, yakni melalui Keppres Nomor 8 tahun 1996 dengan menetapkan 13 Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET). Aktualisasi dari pelaksanaan Keppres tersebut adalah dengan pembentukan suatu lembaga khusus Dewan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia (DP-KTI), dan lembaga ini telah menetapkan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) untuk wilayah andalan Propinsi   Sulawesi Selatan,   yakni Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare yang meliputi lima wilayah, yakni Kotamadya Parepare, Kabupaten Barru, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidrap, dan Kabupaten Enrekang. Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare berpusat di Kotamadya Parepare.

Pertimbangan utama pembentukan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare adalah dalam rangka memacu dan meningkatkan kegiatan pembangunan, khususnya pada sektor ekonomi bagi daerah hinterland (sekitarnya) kelima Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare tersebut dengan memberikan peluang bagi para investor, baik investor asing maupun investor luar negeri untuk berperan aktif secara lebih luas di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Rumusan Masalah

Berdasarkan fenomena-fenomena yang terjadi, sebagaimana yang dikemukakan pada latar belakang masalah, maka melahirkan beberapa butir permasalahan sebagai berikut:

  1. Bagaimana koneksitas komunikasi organisasi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) Parepare ?
  2. Bagaimana percepatan pembangunan ekonomi daerah hinterland Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare ?
  3. Sejauh mana pengaruh dan hubungan koneksitas komunikasi organisasi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare terhadap percepatan pembangunan ekonomi daerah hinterlandnya ?
Pemandangan Kawasan Hinterland Dari Atas

Pemandangan Kawasan Hinterland Dari Atas

 

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini pada dasarnya adalah untuk menjawab rumusan masalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengkaji koneksitas komunikasi organisasi Kawasan Pengembangan Ekonomi Kerpadu (KAPET) Parepare.
  2. Untuk mengkaji percepatan pembangunan ekonomi daerah hinterland Kawasan Pengembangan Ekonomi  Terpadu (KAPET) Parepare.
  3. Untuk mengkaji pengaruh dan hubungan koneksitas komunikasi organisasi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare terhadap percepatan pembangunan ekonomi daerah hinterlandnya.

Kesimpulan

Dari hasil keseluruhan analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan, maka ditarik beberapa kesimpulan dari penelitian ini sebagai berikut:

  1. Koneksitas dalam bentuk komunikasi organisasi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare berlangsung maksimal ditandai oleh adanya Koordinasi, Sosialisasi, Sinergis, dan Evaluasi yang sering dilaksanakan. Koneksitas ini dilakukan untuk memberdayakan potensi dengan menyesuaikan program-program unggulan setiap daerah dalam rangka mencapai visi dan misi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare sebagi pusat pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.
  2. Pembangunan ekonomi daerah hinterland Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare berlangsung kurang maksimal. Hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan faktor-faktor produksi dari setiap daerah. Di samping itu pembangunan ekonomi umumnya hanya terkonsentrasi pada beberapa sektor ekonomi yang dianggap paling urgen bagi setiap daerah. Artinya pembangunan diutamakan pada sektor yang mampu meningkatkan pendapatan asli daerah tanpa mencermati efek dan masalah lain yang mungkin timbul, yang bisa saja justru kontrapruduktif dengan visi dan misi KAPET Parepare itu sendiri.
  3.  Koneksitas dalam bentuk komunikasi organisasi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Parepare berkorelasi secara kuat dan secara simultan berpengaruh positif terhadap Percepatan Pembangunan Ekonomi daerah hinterlandnya. Meskipun Koneksitas secara simultan berpengaruh positif namun secara parsial variabel Evaluasi tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap Percepatan Pembangunan Ekonomi yang dimaksud. Hal ini dimungkinkan karena pelaksanaan Evaluasi dalam kawasan tersebut kurang menyentuh prosodur dan petunjuk Evaluasi yang sesungguhnya terhadap beberapa program yang telah dilakukan.
Incoming search terms:

Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

Leave a Reply

Email
Print