HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Analisis Pembangunan Manusia Di indonesia

Latar Belakang Masalah

Di  tengah  semakin  membaiknya  kinerja  perekonomian  nasional  sepanjang tahun  2007,  persoalan  pengangguran  dan  kemiskinan masih  saja  tak  terselesaikan. Berbagai upaya  telah dilakukan pemerintah untuk mengatasinya. Kebanyakan upaya yang dilakukan pemerintah adalah bagaimana melapangkan perkembangan  investasi sektor  riil  yang  pada  gilirannya  akan  membuka  akses  pada  lapangan  kerja  yang semakin  luas. Untuk itu pemerintah bekerja keras membenahi sistem dan aturan agar lebih  ringkas,   murah  dan  memiliki   kepastian  hukum.   Tetapi   semua   itu   tidak memberikan hasil yang memuaskan bagi kesejahteraan rakyat pada umumnya. Angka kemiskinan  sampai  dengan  Juni  2007  berjumlah  37,17  juta  jiwa  atau  17,75  persen  populasi  penduduk  Indonesia  (Kompas, 11/12/2007).  Berdasarkan publikasi UNDP dalam Human Development Report 2007/2008, rasio  penduduk  berpenghasilan maksimal US$2 mencapai  52,4  persen,  lebih  buruk dibandingkan negara  tetangga Malaysia, Thailand dan Filipina  (Tabel 1). Fenomena ini  membuktikan  bahwa  pertumbuhan  ekonomi  tidak  dengan  sendirinya  menjamin terciptanya kesejahteraan masyarakat (trickle down effect).

Banyak  negara  –  termasuk  Indonesia  –  menerapkan  strategi  pembangunan yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi sebagai upaya untuk memulihkan keadaan pasca Perang Dunia II. Dalam kondisi rekontruksi pasca perang, penyediaan kebutuhan  hajat  hidup  orang  banyak  menjadi  sangat  penting  untuk  diprioritaskan. Tujuan  pembangunan  adalah  bagaimana meningkatkan  pertumbuhan  ekonomi  yang diukur dengan  indikator gross domestic product/gross national product (GDP/GNP). Jadi, dalam hal  ini, disadari atau  tidak disadari, manusia adalah sebagai  input dalam proses pertumbuhan, bukan sasaran pertumbuhan ekonomi. Pembangunan manusia, menurut  definisi UNDP,  adalah  proses memperluas pilihan-pilihan  penduduk (people’s  choice).

Dari  sekian  banyak  pilihan,  ada  tiga pilihan yang dianggap paling penting, yaitu: panjang umur dan sehat, berpendidikan, dan  akses ke  sumber daya  yang dapat memenuhi  standar  hidup  yang  layak. Pilihan lain yang dianggap mendukung tiga pilihan di atas adalah kebebasan politik, hak asasi   4 manusia,  dan  penghormatan  hak  pribadi. Dengan  demikian,  pembangunan manusia lebih dari sekedar pertumbuhan ekonomi,  lebih dari sekedar peningkatan pendapatan dan lebih dari sekedar proses produksi komoditas serta akumulasi modal.

 

Rumusan Masalah

  • Bagaimanakah  pengaruh  pengeluaran  rumah  tangga  untuk  makanan  terhadap pembangunan manusia?
  • Bagaimanakah  pengaruh  pengeluaran  rumah  tangga  untuk  bukan  makanan terhadap pembangunan manusia?
  • Bagaimanakah  pengaruh  pengeluaran  pemerintah  bidang  pendidikan  terhadap pembangunan manusia?
  • Bagaimanakah pengaruh rasio penduduk miskin terhadap pembangunan manusia?
  • Bagaimanakah pengaruh krisis ekonomi terhadap pembangunan manusia?

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode data runtun waktu (time series) dan silang tempat (cross section) atas 26 propinsi pada periode 1996, 1999, 2002, 2004, 2005 dan 2006.

Analisis data menggunakan metode efek efek acak (random effect). Penggunaan metode ini dapat menjelaskan perbedaan karakteristik pembangunan manusia masing-masing propinsi, sehingga lebih representatif.

Kesimpulan 

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara konsumsi rumah tangga untuk makanan dan bukan makanan, pengeluaran pemerintah untuk pendidikan, rasio penduduk miskin dan krisis ekonomi terhadap pembangunan manusia di Indonesia.

Besarnya pengaruh tersebut ditunjukkan oleh nilai koefien regresi variabel-variabel bebas, yakni: –0,9829 untuk variabel konsumsi rumah tangga untuk makanan, 1,2774 untuk konsumsi rumah tangga untuk bukan makanan, 26,6791 untuk pengeluaran pemerintah untuk pendidikan dan –0.214 untuk rasio penduduk miskin.

Variabel dummy menunjukkan pengaruh negatif.


Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

1 Comment
  1. Bahan referensi bagi mahasiswa yang ingin meneliti tentang perencanaan pembangunan

Leave a Reply

Alamat

IDTESIS SURABAYA

Jl Gayungan VIII No 3, Surabaya (Carefour A Yani maju 100 m, ambil kiri ke arah Polsek Gayungan/Telkom Injoko)

HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) & BBM : 5E1D5370

Email
Print