HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Analisis Kinerja Perawat Dan Karakteristik Individu Di IRI

Contoh Tesis KESMAS ~ Analisis Kinerja Perawat Ditinjau Dari Beban Kerja Dan Karakteristik Individu Di Instalasi Rawat Inap Rsd Raden Mattaher Jambi

Antara Pasien Dan Perawat

Antara Pasien Dan Perawat

Latar Belakang Tesis :

 Apabila dilihat dari sisi pasien, pesien merasa ada sejumlah perawat yang sering lalai dalam menjalankan tugas, tidak jarang obat yang seharusnya diberikan menjadi terlambat, hal ini tentu saja merugikan pesien. Perawat sering menunjukkan wajah yang tidak ramah, bekerja tergesa-gesa, bahkan ada yang menunjukkan sikap marah dalam menghadapi pasien yang menuntut terlalu banyak, tidak sabar dan tidak menghargai pasien (wawancara dengan beberapa pasien, Oktober 2004).

Kasus-kasus tersebut di atas hanyalah sebagian kecil dari masalah-masalah yang sering dihadapi perawat dalam menjalankan profesinya. Banyak tugas dan tanggung jawab menuntut perawat dalam memenuhi dan menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan di tempat kerja. Ketidak mampuan perawat untuk memenuhi harapan dan tuntutan di tempat kerja akan mengakibatkan stress dan kinerja menurun. Stress kerja terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara tuntutan dengan sumber daya atau kemampuan yang dimiliki perawat untuk memenuhinya. (Tjondronegoro, 2004).

Perumusan Masalah

Dari uraian yang disampaikan pada latar belakang tersebut di atas dapat dirumuskan masalah penelitian adalah sebagai berikut : ”Apakah ada hubungan kinerja perawat terhadap beban kerja dan karakteristik individu?”

Kondisi Darurat

Kondisi Darurat

Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah, maka tujuan penelitian ini adalah :

  1. Mengetahui hubungan antara beban kerja perawat dengan kinerja perawat.
  2. Mengetahui hubugan antara karakteristik  individu perawat dengan kinerja perawat.
  3. Mengetahui bagaimana tingkat kinerja perawat di ruang rawat inap.

Kesimpulan

 Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan dalam bab IV, daat ditarik kesimpulan untuk menjawab tujuan penilaian ini sebagai berikut :

  1. Terdapat hubungan positif bermakna pada aspek beban kerja (beban waktu, upaya mental) dengan kinerja pribadi (pikiran, perasaan, kemauan, tindakan), kecuali aspek beban stress terhadap aspek pikiran dan perasaan.
  2. Terdapat hubungan antara beban kerja (beban waktu, upaya mental) dengan kinerja profesi (pengetahuan, keterampilan, sikap profesional) berkorelasi positif, kecuali aspek upaya mental terhadap aspek pengetahuan.
  3. Karakteristik individu dengan kinerja perawat tidak ada hubungan, hanya karakteristik tempat kerja yang berhubungan secara signifikan.
  4. Kinerja perawat di bangsal bendah lebih baik dibandingkan perawat di bangsal penyakit dalam.

 

 

Incoming search terms:

Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

Leave a Reply

Email
Print