HP CS Kami 0852.25.88.77.47(WhatApp) email:IDTesis@gmail.com BBM:5E1D5370

Kumpulan Judul Contoh Tesis Pendidikan Olahraga Penjaskes

Kumpulan Judul Contoh Tesis Pendidikan Olahraga Penjaskes

Pendidikan merupakan elemen yang sangat penting untuk menciptakan sumber daya yang berkualitas, cerdas, damai, terbuka, demokratis, dan mampu bersaing serta dapat meningkatlan kesejahteraan semua warga Negara Indonesia. Dengan sumber daya manusia yang bermutu diharapkan dapat menghadapi berbagai perubahan dan tantangan globalisasi yang sedang dan akan terjadi, oleh karena itu program pendidikan hendaknya senantiasa ditinjau dan diperbaiki.

Pendidikan Olahraga Penjaskes

Pendidikan Olahraga Penjaskes

Sejalan dengan laju perkembangan dan perubahan yang mempengaruhi pembangunan bidang pendidikan, maka dibutuhkan tenaga pendidik yang profesional yang dapat melaksanakan proses belajar mengajar sesuai dengan standar yang ada. Suatu profesi dapat dikatakan profesional bila telah menempuh pendidikan yang cukup untuk memenuhi kompetensi profesionalnya (Undang- Undang RI, 2006).

  • ANALISIS FAKTOR FLEKSIBILITAS PERGELANGAN TANGAN, FLEKSIBILITAS PINGGUL, WAKTU REAKSI, KOORDINASI MATA TANGAN, KELINCAHAN , DAN POWER OTOT LENGAN PADA MAHASISWA PEMBINAAN PRESTASI TENIS
  • ANALISIS PELAKSANAAN MANAJEMEN PUSAT PEMBINAAN DAN LATIHAN OLAHRAGA PELAJAR (PPLP) PENCAK SILAT JAWA TENGAH TAHUN 2012
  • FAKTOR FISIK DOMINAN PENENTU KEMAMPUAN APNEA PADA SELAM (STUDY KORELASI PANJANG TUNGKAI, LINGKAR DADA, KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KAPASITAS PARU, VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL DAN FLEKSIBILITAS TOGOK PADA ATLET SELAM DI PROVINSI JOGJAKARTA)
  • HASIL PEMBANGUNAN OLAHRAGA KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DITINJAU DARI SPORT DEVELOPMENT INDEX ( SDI ) (EVALUASI / RUANG TERBUKA, SUMBER DAYA MANUSIA, PARTISIPASI MASYARAKAT, KEBUGARAN JASMANI)
  • HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT DAN DAYA TAHAN OTOT ANGGOTA GERAK BAWAH DENGAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL LANJUT USIA
  • HUBUNGAN GAYA KOGNITIF DAN PENALARAN VERBAL DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH ANATOMI II PADA MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI (FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNIVER
  • HUBUNGAN GAYA KOGNITIF DAN PENALARAN VERBAL DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH ANATOMI II PADA MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
  • HUBUNGAN INTENSITAS OLAHRAGA DAN POLA TIDUR DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT SATU POLTEKKES SURAKARTA
  • HUBUNGAN INTENSITAS OLAHRAGA DAN POLA TIDUR DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT SATU POLTEKKES SURAKARTA
  • HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN PANJANG LENGAN DENGAN KEMAMPUAN SERVIS ATAS DALAM PERMAINAN BOLA VOLI SISWA PUTRA KELAS IX SMP NEGERI 1 BRINGIN KABUPATEN SEMARANG
  • IDENTITAS SOSIAL SUPORTER SEPAKBOLA PASOEPATI DALAM MEMBERIKAN DUKUNGAN YANG SPORTIF KEPADA ATLET ( KAJIAN FENOMENOLOGI TERHADAP SUPORTER PASOEPATI DI KOTA SOLO ).-2
  • IDENTITAS SOSIAL SUPORTER SEPAKBOLA PASOEPATI DALAM MEMBERIKAN DUKUNGAN YANG SPORTIF KEPADA ATLET ( KAJIAN FENOMENOLOGI TERHADAP SUPORTER PASOEPATI DI KOTA SOLO ).
  • KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENYEDIAAN FASILITAS OLAHRAGA DI KABUPATEN KETAPANG ( ANALISIS TENTANG PERENCANAAN, KETERSEDIAAN, PEMANFAATAN DAN PENGELOLAAN FASILITAS OLAHRAGA )
  • KEMAMPUAN TENDANGAN SABIT MAHASISWA PEMBINAAN PRESTASI PENCAK SILAT UNS SURAKARTA DITINJAU DARI KOORDINASI MATA-KAKI KECEPATAN RASIO PANJANG TUNGKAI DAN TINGGI BADAN
  • KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI, KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL TERHADAP PENCAPAIAN PRESTASI OLAHRAGA SELAM PADA ATLET SELAM PUTERA PERSATUAN OLAHRAGA SELAM SELURUH INDONESI-1
  • KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI, KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL TERHADAP PENCAPAIAN PRESTASI OLAHRAGA SELAM PADA ATLET SELAM PUTERA PERSATUAN OLAHRAGA SELAM SELURUH INDONESI
  • KUALITAS INTUBASI DAN RESPONS HEMODINAMIK PADA INTUBASI ENDOTRAKEAL ANTARA BLOK SUPERIOR LARINGEUS DAN TRANSTRAKEAL DIBANDING PELUMPUH OTOT
  • MENTAL JUARA ATLET BERPRESTASI(STUDI KASUS PROFIL MENTAL JUARA MARDI LESTARI SEBAGAI PELARI TERCEPAT ASIA DEKADE 1986-1996)
  • MODIFIKASI FASILITAS SPORT COURT MULTI FUNGSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI UNTUK SEKOLAH DASAR DI KOTA SURAKARTA ( PENELITIAN PENGEMBANGAN MODIFIKASI FASILITAS SPORT COURT MULTI FUNGSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI
  • PELAKSANAAN PEMBINAAN PRESTASI OLAHRAGA SEPAK BOLA DI SMA NU AL MA’RUF KUDUS
  • PEMANFAATAN REFERENSI OLEH GURU PENDIDIKAN JASMANI DAN DOSEN FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN DI KOTA MEDAN (SURVEI PADA GURU PENDIDIKAN JASMANI SD, SMP, SMA DAN DOSEN FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAA
  • PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA SEBAGAI WAHANA UNTUK MENGATASI MASALAH ANAK DENGAN SINDROM ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) (STUDI KASUS PADA SISWA SEKOLAH ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS)
  • PENERAPAN METODE LATIHAN PLAIOMETRIK DOUBLE LEG BOX BOUND, DEPTH JUMP, DAN STRIDE JUMP CROSS OVER TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DITINJAU DARI PANJANG TUNGKAI

JUDUL CONTOH TESIS PENDIDIKAN OLAHRAGA PENJASKES

  • PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN METODE LATIHAN DISTRIBUTED PROGRESSIVE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI PADA MATERI BOLA BASKET DI SMA NEGERI 1 B
  • PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN METODE LATIHAN DISTRIBUTED PROGRESSIVE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI PADA MATERI BOLA BASKET DI SMA NEGERI 1
  • PENGARUH GAYA MENGAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI DITINJAU DARI TINGKAT KECERDASAN SISWA
  • PENGARUH LATIHAN INTERVAL DAN JENIS KELAMIN TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DARAH ( STUDI EKSPERIMEN LATIHAN INTERVAL AEROB DAN ANAEROB PADA PESERTA SENAM JANTUNG SEHAT MANAHAN SOLO )
  • PENGARUH METODE LATIHAN DAN KEMAMPUAN MOTORIK TERHADAP KETEPATAN SERVIS LOMPAT BOLAVOLI (STUDI EKSPERIMEN DENGAN METODE LATIHAN SASARAN TETAP DAN LATIHAN SASARAN BERUBAH ARAH
  • PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA
  • PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN TEKNIK DASAR BOLAVOLI
  • PENGARUH METODE LATIHAN DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP PRESTASI LARI CEPAT 100 METER
  • PENGARUH METODE LATIHAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP KELINCAHAN (STUDI EKSPERIMEN LATIHAN BERBEBAN DAN PLIOMETRIK PADA UNIT KEGIATAN MAHASISWA BULUTANGKIS UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKART
  • PENGARUH METODE LATIHAN DAN WAKTU REAKSI TERHADAP KETERAMPILAN DRIVE TENIS MEJA (STUDI EKSPERIMEN PERBEDAAN PENGARUH METODE MASSED PRACTICE DAN DISTRIBUTED PRACTICE
  • PENGARUH METODE LATIHAN INTERVAL ANAEROB DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI
  • PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN GERAK DASAR TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS BOLA VOLI
  • PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS PANJANG DALAM BULUTANGKIS
  • PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA (EKSPERIMEN PENGARUH MODEL LATIHAN SIDE JUMP SPRINT DAN DODGING RUN
  • PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH ILMU KESEHATAN PADA JURUSAN PENDIDIKAN
  • PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR KOMPETENSI DAYA TAHAN KARDIOVASKULER PADA MATA KULIAH ILMU FISIOLOGI OLAHRAGA
  • PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS DAN MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANATOMI PADA MAHASISWA (FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNIVERSI
  • PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN GERAK TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOL
  • PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN GERAK TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING BOLAVOLI (STUDI EKSPERIMEN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MASSED PRACTICE DAN DISTRIBUTED PRACTICE
  • PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KOORDINASI MATA – TANGAN TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR KETEPATAN SERVIS TENIS LAPANGAN
  • PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERMAIN BOLAVOLI MINI (EKSPERIMEN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN TIDAK LAN
  • PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN PERSEPSI KINESTETIK TERHADAP HASIL BELAJAR KETEPATAN MENENDANG BOLA KE ARAH GAWANG PADA PERMAINAN SEPAKBOLA
  • PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN (VIDEO DAN FLIPCHART) DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI SENAM NIFAS PADA MAHASISWA SEMESTER III AKES KARYA HUSADA
  • PENGARUH RAGAM PENDEKATAN MODIFIKASI DAN POWER LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS BAWAH PADA PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI SISWA SEKOLAH DASAR KELAS 6 DI KECAMATAN GIRIMARTO TAHUN 2012
  • PENGARUH SUSU FORTIFIKASI BESI -ZINK TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI ANAK USIA 7-9 TAHUN DI SEKOLAH DASAR SURAKARTA
  • PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN BEBAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK PEMAIN BOLAVOLI
  • PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KETERAMPILAN TEKNIK MENGGIRING SLALOM DAN MENGOPER DALAM SEPAKBOLA
  • PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KOMBINASI PASSING – OLAH BOLA – SHOOTING BOLA BERGERAK (STUDI PADA PEMAIN SEPAKBOLA TINGKAT INTERMEDIET DI KABUPATEN PACITAN)
  • PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KOMBINASI PASSING – OLAH BOLA – SHOOTING BOLA BERGERAK (STUDI PADA PEMAIN SEPAKBOLA TINGKAT INTERMEDIET DI KABUPATEN PACITAN)
  • PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK DRIBEL-TEMBAK DALAM BOLABASKET (STUDI PADA ATLET BOLABASKET PUTRA TINGKAT INTERMEDIET DI KOTA MALANG)
  • PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK MENGGIRING DAN MENGOPERDALAM SEPAKBOLA (STUDI PENGEMBANGAN PADA ATLET USIA 11- 12 TAHUN DI KOTA MEDAN)
  • PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK SEMES BOLAVOLI
  • PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK SERVIS BAWAH DAN SERVISATAS DALAM BOLAVOLI (STUDI PADA ATLET BOLAVOLI PUTRI TINGKAT INTERMEDIET DI KOTA MALANG)
  • PENGEMBANGAN VCD PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR MENEMBAK (SHOOTING) BOLA BASKET (STUDI PENGEMBANGAN PADA MURID SMU NEGERI 1 DI SALATIGA)
  • PERBANDINGAN PENGARUH METODE LATIHAN ACCELERATION SPRINTS, HOLLOW SPRINTS, DAN REPETITION SPRINTS TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LARI 100 METER DITINJAU DARI KEKUATAN OTOT TUNGKAI
  • PERBANDINGAN PENGARUH METODE PENDIDIKAN SEBAYA DAN METODE CERAMAH TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PENGENDALIAN HIV-AIDS PADA MAHASISWA FAKULTAS OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNIVERSITAS PENDIDIKA
  • PERBEDAAN PENGARUH ANTARA METODE LATIHAN PLYOMETRIC DENGAN WEIGHT TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN JUMPING SMASH DALAM OLAHRAGA BULUTANGKIS DITINJAU DARI FLEKSIBILITAS TOGOK
  • PERBEDAAN PENGARUH ANTARA PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN TINGGI BADAN TERHADAP HASIL KETERAMPILAN SERVIS TENIS LAPANGAN (STUDI EKSPERIMEN PENDEKATAN PEMBELAJARAN JARAK PUKUL TETAP DAN JARAK PUKUL BERTAHAP
  • PERBEDAAN PENGARUH HYPNOBIRTHING DAN SENAM HAMIL TERHADAP SIKAP IBU HAMIL PADA PERSALINAN DAN PENURUNAN KECEMASAN PRA PERSALINAN
  • PERBEDAAN PENGARUH JENIS LATIHAN BEBAN DAN RASIO ANTHROPOMETRIK TERHADAP PRESTASI LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (STUDI EKSPERIMEN LATIHAN BEBAN LEG – PRESS , BACK SQUAT DAN RINTANGAN PADA SI
  • PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN BERBEBAN DAN PLYOMETRICS DITINJAU DARI KECEPATAN LARI TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI ( STUDI EKSPERIMEN LATIHAN BERBEBAN DAN PLYOMETRICS PADA SISWA PUT

CONTOH TESIS PENDIDIKAN OLAHRAGA PENJASKES

  • PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN INTERVAL DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA PREDIABETES STUDI EKSPERIMEN LATIHAN INTERVAL AEROB DAN ANAEROB PADA PESERTA SENAM JANTUNG SEHAT
  • PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLAIOMETRIK DAN KECEPATAN TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH (STUDI EKSPERIMEN LATIHAN PLAIOMETRIK ALTERNATE LEG BOUND DAN SINGLE LEG SPEED HOP
  • PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLAIOMETRIK DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LOMPAT JAUH (STUDI EKSPERIMEN LATIHAN PLAIOMETRIK HURDLE HOPPING DAN SQUAT THRUST JUMP PADA
  • PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLIOMETRIK DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH
  • PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLYOMETRICS DAN BERAT BADAN TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LOMPAT JAUH ( STUDI EKSPERIMEN DENGAN LATIHAN DOUBLE LEG BOUND DAN ALTERNATE LEG BOUND
  • PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PLYOMETRICS DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN MENGGIRING BOLA (STUDI EKSPERIMEN LATIHAN ANGLE HOP DAN SIDE HOP PADA SEKOLAH SEPAKBOLA PRA
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN BEBAN LEG-PRESS DAN SQAT TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LARI 100 METER DITINJAU DARI WAKTU REAKSI (STUDI EKSPERIMEN PADA MAHASISWA PUTRA PEMBINAAN PRESTAS
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN BEBAN LEG-PRESS DAN SQAT TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LARI 100 METER DITINJAU DARI WAKTU REAKSI
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN BERBEBAN LINIER DAN NON LINIER TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT LENGAN DITINJAU DARI KEKUATAN OTOT LENGAN. (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA PUTRA EKSTRA KULIK
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN CONTINUOUS CIRCUIT DAN FOOTBALL CIRCUIT TERHADAP PENINGKATAN VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL (V ̇O2MAX) PEMAIN SEPAKBOLA MAHASISWA DITINJAU DARI RASIO KERJA-IST
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN FLEKSIBILITAS TOGOK TERHADAP KETERAMPILAN MENEMBAK HOKI LAPANGAN (STUDI EKSPERIMEN METODE LATIHAN TERDISTRIBUSI DAN METODE LATIHAN PADAT
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP PRESTASI TOLAK PELURU (STUDY EKSPERIMEN METODE LATIHAN PLYOMETRIK HEAVY BAG THRUST DAN MEDICINE BALL CHEST PASS PADA SI
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN MEMUKUL BOLA SOFTBALL (STUDI EKSPERIMEN METODE LATIHAN TEE BALL DAN SOFT TOSS BALL
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING BOLAVOLI (EKSPERIMEN PENGARUH METODE MASSED PRACTICE DAN DISTRIBUTED PRACTICE PADA S
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI (STUDI EKSPERIMEN METODE LATIHAN LARI CEPAT AKSELERASI DAN REPETISI
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP PRESTASI LARI 100 METER
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP PRESTASI LARI CEPAT 100 METER (STUDI EKSPERIMEN METODE LATIHAN UP HILL SPRINT DAN IN-OUT SPRINT PADA SISWA PUTRA SMA NEGE
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN HOLLOW SPRINTS DAN REPETITION SPRINTS TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI 100 METER DITINJAU DARI POWER OTOT TUNGKAI
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN INTERVAL ANAEROB DAN WAKTU REAKSI TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI 100 METER (STUDI EKSPERIMEN PENGARUH RASIO WAKTU KERJA-ISTIRAHAT 1-5 DAN 1-10 PADA
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN LARI CEPAT UP HILL, DOWN HILL,KOMBINASI DOWN HILL UP HILL DAN RASIO TINGGI DUDUK TINGGI BADAN TERHADAP PRESTASI LARI CEPAT 100 METER
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLAIOMETRIK DAN LATIHAN BERBEBAN TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LEMPAR LEMBING GAYA LANGKAH SILANG DITINJAU DARI RASIO PANJANG LENGAN BAWAH DAN ATAS
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRIC DAN FLEKSIBILITAS TOGOK TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK (STUDI EKSPERIMEN METODE LATIHAN PLYOMETRIC KNEE TUCK JUMP DAN
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRICS DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP PRESTASI LOMPAT JAUH ( PENELITIAN EKSPERIMEN LAPANGAN DENGAN METODE DOUBLE LEG BOUND DAN DOUBLE LEG BOX BOU
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN PLYOMETRIK DAN BERBEBAN TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN SMASH BOLAVOLI DITINJAU DARI KEKUATAN OTOT LENGAN
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN STABILITY BALL HOPS, WHEELBARROW DRIIL DAN PLYO PUSH UPS TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT LENGAN DITINJAU DARI PRESTASI RENANG GAYA BEBAS 50 METER
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KECEPATAN LARI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR LOMPAT JANGKIT (STUDY EKSPERIMEN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOMPETISI DAN DRILL
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KECEPATAN LARI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR LOMPAT JANGKIT (STUDY EKSPERIMEN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN KOMPETISI DAN DRILL
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN GERAK DASAR TERHADAP HASIL BELAJAR LARI CEPAT 50 METER (EKSPERIMEN PERBEDAAN PENGARUH METODE PROGRESIF DAN METODE REPETITIF PADA SISWA
  • PERBEDAAN PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP KETERAMPILAN LAY UP SHOT BOLABASKET (STUDI EKSPERIMEN METODE PEMBELAJARAN MASSED PRACTICE DAN DISTRIBUTED PRACTICE P

JUDUL CONTOH TESIS PENDIDIKAN OLAHRAGA

  • PERBEDAAN PENGARUH PELATIHAN INTERVAL ANAEROB RASIO WAKTU KERJA-ISTIRAHAT 1-3, 1-5 DAN 1-7 TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN RENANG 50 METER GAYA BEBAS DITINJAU DARI POWER OTOT LENGAN (STUDI
  • PERBEDAAN PENGARUH PELATIHAN INTERVAL ANAEROB RASIO WAKTU KERJA-ISTIRAHAT 1-3, 1-5 DAN 1-7 TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN RENANG 50 METER GAYA BEBAS DITINJAU DARI POWER OTOT LENGAN
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN GROUNDSTROKE FOREHAND TENIS LAPANGAN
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERMAIN DAN KOMANDO TERHADAP HASIL BELAJAR LARI GAWANG DITINJAU DARI KELOMPOK KELAS (EKSPERIMEN PADA SISWA PUTRA KELAS IV DAN KELAS V
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN GERAK TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAK DAN TAHAN BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA (STUDI EKSPERIMEN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERMAIN DAN D
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN GERAK TERHADAP HASIL BELAJAR SHOOTING BOLA BASKET
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN GERAK TERHADAP KETERAMPILAN DASAR SEPAK BOLA
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN MOTORIK TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SERVIS ATAS PADA PERMAINAN BOLAVOLI (EKSPERIMEN PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN PERSEPSI KINESTETIK TERHADAP HASIL TEMBAKAN LAY UP BOLABASKET
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN METODE TAKTIS DAN DRILL TERHADAP KETERAMPILAN PASSING BOLAVOLI DITINJAU DARI KEMAMPUAN MOTORIK
  • PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN SISTEM BLOCK DAN RANDOM TERHADAP KETERAMPILAN LOB BULUTANGKIS DITINJAU DARI KOORDINASI MATA TANGAN (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA PUTRA SMAN 1 JEKULO KUDUS)
  • PERBEDAAN PENGARUH RASIO KERJA – ISTIRAHAT LATIHAN INTERVAL DAN VO2 MAX TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LARI 400 METER (STUDI EKSPERIMEN LATIHAN INTERVAL RASIO KERJA – ISTIRAHAT 1- 2 DAN
  • PERBEDAAN PENGARUH RASIO KERJA – ISTIRAHAT LATIHAN INTERVAL DAN VO2 MAX TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LARI 400 METER (STUDI EKSPERIMEN LATIHAN INTERVAL RASIO KERJA – ISTIRAHAT 1- 2 DAN 1–1
  • PERBEDAAN PENGARUH RASIO KERJA – ISTIRAHAT LATIHAN INTERVAL DAN VO2 MAX TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI LARI 400 METER (STUDI EKSPERIMEN LATIHAN INTERVAL RASIO KERJA – ISTIRAHAT 1- 2 DAN 1-
  • PERBEDAAN PENGARUH RASIO KERJA ISTIRAHAT LATIHAN INTERVAL ANAEROB DAN KAPASITAS AEROB TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER PUTRA (STUDI EKSPERIMEN RASIO KERJA ISTIRAHAT 1- 10, 1-15 DAN 1- 20-1
  • PERBEDAAN PENGARUH RASIO KERJA ISTIRAHAT LATIHAN INTERVAL ANAEROB DAN KAPASITAS AEROB TERHADAP KECEPATAN LARI 100 METER PUTRA (STUDI EKSPERIMEN RASIO KERJA ISTIRAHAT 1- 10, 1-15 DAN 1- 20
  • PERBEDAAN PENGARUH SENAM KESEGARAN JASMANI LANJUT USIA DAN SENAM YOGA TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN DINAMIS DITINJAU DARI INDEKS MASSA TUBUH (STUDI EXPERIMEN
  • PERBEDAAN PENGARUH SENAM KESEGARAN JASMANI LANJUT USIA DAN SENAM YOGA TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN DINAMIS DITINJAU DARI INDEKS MASSA TUBUH (STUDI EXPERIMEN PADA ANGGOTA PUSAT PELAYANAN TERPADU LANJUT USIA COLOMADU )
  • PERBEDAAN PENGARUH STRATEGI PENGAJARAN DIRECT DAN INDIRECT TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DITINJAU DARI BODY MASS INDEX
  • PERBEDAAN PENGARUH STRATEGI PENGAJARAN DIRECT DAN INDIRECT TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DITINJAU DARI BODY MASS INDEX (STUDI EKSPERIMEN PADA MAHASISWA PUTRA
  • PERBEDAAN PENGARUH TINGKAT KESULITAN DAN TINGGI BADAN TERHADAP HASIL TEMBAKAN FREE THROW BOLABASKET
  • PERKEMBANGAN ANTROPOMETRIK, DAYA TAHAN, KECEPATAN, DAN KELINCAHAN ATLET SEPAKBOLA DAERAH DAN NASIONAL USIA 12 SAMPAI DENGAN 17 TAHUN ( STUDI PERKEMBANGAN ATLET SEPAKBOLA DI DAERAH SURAKARTA DAN ATLET NASIONAL )
  • PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MELEMPAR DAN BERLARI PADA ANAK-ANAK USIA 7 SAMPAI DENGAN 12 TAHUN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN (STUDI KROS-SEKSIONAL PERKEMBANGAN PADA PELAJAR SEKOLAH DASAR DI DAERAH KABUPATEN GROBOGAN)
  • PREDIKSI PRESTASI PANAHAN RONDE NASIONAL BERDASARKAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN, KETAJAMAN PENGLIHATAN, DAN KECEMASAN PADA ATLET PPLP PANAHAN JAWA TENGAH
  • UJI KEBERBAKATAN ATLET PANAHAN USIA 12 – 14 TAHUN MELALUI SPORT SEARCH ( STUDI KOMPARATIF ANAK BERBAKAT DAN TIDAK BERBAKAT PADA SISWA SMP DI CENGKARENG TIMUR JAKARTA BARAT )

Beli-Sekarang

Incoming search terms:

Agar artikel ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dalam komunitas anda… bantu saya untuk menginfomasikannya pada teman-teman anda di Facebook , Twitter, atau Email.

Jika Bermanfaat Berbagilah...

Leave a Reply

Email
Print